Kata Kata Bijak Cinta Tentang Wanita Solehah

By

Kata Kata Bijak Cinta Tentang Wanita SolehahWanita solehah adalah idamannya para mujahid soleh yang malunya menjadi perisai bagi dirinya yang zikirnya adalah menjadi penawar untuk dirinya. Tak gentar di kehidupan duniawi yang penuh dengan wanita, kerana yang dia rindukan adalah wewangian syurgawi yang dia yakini itu adanya di lubuk hati.

Wanita itu dinikahi karena empat perkara yaitu karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah olehmu wanita yang punya agama, engkau akan beruntung. (HR. Al-Bukhari). Dan dibawah ini adalah beberapa Kata Kata Bijak Cinta Tentang Wanita Solehah yang sekiranya bisa bermanfaat bagi anda semua...!!!

Kata Kata Bijak Cinta Tentang Wanita Solehah




Cintamu adalah anugrah untukku sebab karena cintamu hatiku bahagia, aku ingin selalu bersandar di pelukmu karena hanya kamu yang pantas menjagaku dan jagalah pula hati dan cintaku seperti bulan yang selalu menjaga malam di waktu gelap tiba, yakinkan hatimu bahwa aku milikmu dan hanya untukmu…

Hati manusia hanya bisa mencintai untuk sekejap, kaki hanya bisa melangkah sejauh lelah, tetapi sebuah persahabatan adalah keabadian yang sangat tidak ternilai…

Jika suatu hari, entah kini atau pun besok aku tidak lagi bisa bernafas, ketahuilah salah satu hadiah terindah yang pernah aku dapat adalah mengenalmu dan bersahabat dengan mu…

Aku tidak ingin melihat kamu sedih dan gundah. Hanya senyuman kebahagianmu yang ingin selalu aku saksikan…




Sebelum mata terpejam untuk bermimpi, berdoalah untuk ketenangan hati, lepaskan segala emosi yang selama ini membebani, dan semoga mimpi kamu malam nanti mengantarkan kamu menemui Cinta yang sejati…

Di sudut hatimu mungkin pernah terbesit pertayan konyol, apa tangan ini akan menggenggam tanganmu selamanya? apa bibir ini akan selalu tersenyum untukmu selamanya? apa pelukan ini akan selalu kuberikan padamu selamanya? apa hati ini akan selalu mencintaimu? jika kau sudah mengetahui jawabannya, untuk apa kau tanyakan? dan untuk apa aku jawab?..

Jika keturunan yang mulia itu yang kau dambakan, ketahuilah jua aku di bawah pengawasan Allah sebagai penjaga mutlak diriku. Aku adalah keturunan mulia, ayahanda Nabi Adam as dan bonda Hawa as, sama seperti mu.

”... maka bertawakkallah kepada Allah, sesungguhnya Allah mengasihi orang yang bertawakal kepadaNya. Jika Allah menolong kamu maka, tiada seseorangpun yang boleh menghalang kamu, dan jika ia mengecewakan kamu, maka siapakah yang dapat menolong kamu sesudah Allah (menetapkan demikian) ? dan ingatlah kepada Allah jualah hendaknya orang yang beriman itu berserah diri...” (Ali Imran : 159-160)

Kecantikan, itulah pandangan pertama setiap insan. Malah aku meyakini bahawa kau juga tidak terlepas seperti insan yang lain. Ketahuilah, jika kecantikan itu yang kau inginkan daripada diriku, kau telah tersalah langkah. Tiada kecantikan yang tidak terbanding untuk kupertontonkan padamu. Telah aku hijabkan kecantikan diriku ini dengan amalan ketaatan kepada tuntutan agama yang kucintai. Kau hanya membuang masa jika kau menginginkan kecantikan lahiriah semata-mata.
Advertisement