Katakan dan Ceritakan

Kumpulan Kata Kata Bijak Terbaru 2017

Kumpulan Kutipan Buya Hamka Yang Sarat Akan Nilai Kebaikan

Anda kenal Buya Hamka?

Buya Hamka adalah seorang politikus, ulama, sekaligus pengarang. Kiprah Buya Hamka diakui secara luas sebagai seorang pemikir Islam Asia Tenggara. Bahkan Perdana Menteri Malaysia kala itu, Tun Abdul Razak menyebut Buya Hamka sebagai "kebanggaan bangsa-bangsa Asia Tenggara". Buya Hamka tampak menonjol ketika di antara mereka ada yang lebih terpelajar, baik dalam pengetahuan Barat maupun studi yang mendalam tentang Islam.

Prof. DR. H. Abdul Malik Karim Amrullah ini adalah nama asli dari Buya Hamka. Lahir di Nagari Sungai Batang, Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, 17 Februari 1908. Beliau meninggal di Jakarta, 24 Juli 1981 pada usia 73 tahun. Buya Hamka adalah seorang ulama dan sastrawan Indonesia. Serta masuk dalam daftar Pahlawan Nasional Indonesia.

Sebenarnya sebutan Buya Hamka ada sejarahnya. HAMKA adalah singkatan dari Haji Abdul Malik Karim Amrullah. Sedangkan panggilan “Buya” yang diambil daripada perkataan Arab ‘Abi’ atau ‘Abuya’ yang membawa maksud ayah atau seseorang yang amat dihormati.

Buya Hamka tercatat sebagai penulis Islam paling prolifik dalam sejarah modern Indonesia. Banyak dari karyanya mengalami cetak ulang berkali-kali dan telah banyak pula dikaji oleh peneliti Indonesia, Malaysia, dan Singapore. Namun lewat karyanya Di Bawah Lindungan Ka'bah dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck lah, nama Hamka melambung sebagai sastrawan. Dibawah ini beberapa kutipan dari hasil buah karya Buya Hamka, berikut beberapa contohnya:
Cinta itu perang..
Yakni perang yang hebat dalam rohani manusia.
Jika ia menang..
Akan didapati orang yang tulus ikhlas, luas pikiran, sabar dan tenang hati
Jika ia kalah..
Akan didapati orang yang putus asa, sesat, lemah hati, kecil perasaan
Dan bahkan kadang-kadang hilang kepercayaan pada diri sendiri.

⇔ Kekuatan cinta tulus saat bisa mengalahkan kekuatan hawa nafsu


Cinta bukan mengajar kita lemah
Tetapi membangkitkan kekuatan
Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri
Tetapi menghembuskan kegagahan
Cinta bukan melemahkan semangat
Tetapi membangkitkan semangat
⇔ Pelajaran berharga tentang makna cinta sejati

Jika diam saat agamamu dihina
Gantilah bajumu dengan kain kafan
Jika ghirah telah hilang dari hati
Gantinya hanya satu
Yaitu kain kafan 3 lapis
Sebab kehilangan ghirah sama dengan mati

⇔ Menjelaskan bahwa akidah dan keyakinan harus tetap digenggam jangan sampai dihancurkan oleh pihak lain

Agama tidak melarang sesuatu perbuatan
Kalau perbuatan itu tidak merusak jiwa
Agama tidak menyuruh
Kalau suruhan tidak membawa selamat dan bahagia jiwa
⇔ Karena Agama adalah pedoman dan petunjuk hidup bahagia dunia dan akhirat

Air mata berasa asin itu karenanya air mata adalah garam kehidupan

⇔ Kiasan yang menjelaskan tentang peran air mata yang turut memberi arti dalam berbagai warna kehidupan

Sebesar-besar atau seberat-berat urusan
Jangan dihadapi dengan muka berkerut
Kerut muka itu dengan sendirinya
Menambahkan lagi kerut pekerjaan itu
⇔ Memberi nasehat jika dalam bekerja hendaknya semangat dan jangan mengeluh dan murung, karena dengan otomatis kerjaan yang akan dilakukanpun akan terasa berat dan selesai lebih lama

Jangan takut jatuh..
Karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh
Yang takut gagal
Karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang-orang yang tidak pernah melangkah
Jangan takut salah
Karena dengan kesalahan yang pertama
Kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua.

⇔ Motivasi agar mau berusaha, dan semangat mengalahkan ketakutan dalam diri sendiri

Kalau Tuhan tidak menjadikan perhambaan dan perbudakan
Tentu tidak akan timbul keinginan hendak mengejar kemerdekaan
Memang kalau tiada kesakitan
Orang tidak mempunyai keinginan untuk mengejar kesenangan
Oleh itu tidak keterlaluan jika dikatakan
Bahwa sakit dan pedih adalah tangga menuju kejayaan
⇔ Memberi pengertian bahwa jika menuju kejayaan sangatlah wajar jika mengalami perjuangan yang menyakitkan dan menyedihkan terlebih dahulu

Jelas sekali bahwasanya rumah tangga yang aman damai
Ialah gabungan di antara tegapnya laki-laki dan halusnya perempuan

⇔ Peran suami dan istri yang ideal adalah, suami yang berwibawa dan bertanggung jawab, sedangkan istri begitu lembut dan halusnya dalam mengurus keluarga

Takut akan kena cinta..
Itulah dua sifat dari cinta
Cinta itulah yang telah merupakan dirinya menjadi suatu ketakutan
Cinta itu kerap kali berupa putus harapan
Takut cemburu, hiba hati dan kadang-kadang berani
⇔ Jatuh cinta menimbulkan 2 sifat, sifat menyayangi dan sifat takut kehilangan

Tegakkan cita-cita lebih dahulu sebelum berusaha.
⇔ Jika sudah kuat niat dan tekadnya, berusahapun akan semakin mantap melangkah

Yang amat ajaib ialah peperangan di antara otak dan hati
Beberapa saat dia dapat dilupakan
Dan hati mengikut dengan patuh apa kehendak otak
Tapi bila kelihatan rumah tangganya
Atau kelihatan rupanya sendiri
Dan kadang-kadang bila namanya disebut orang
Hati lupa akan perintah otak
Ia kembali berdebar
Ia surut kepada kenang-kenangannya yang lama
Ini yang kerap kali mengalahkan anakanda.
⇔ Cinta pada usia muda memang sangat labil, dapat berubah-ubah perasaannya dengan cepat kadang tanpa diketahui penyebabnya kenapa

Cinta bukan melemahkan hati
Bukan membawa putus asa
Bukan menimbulkan tangis sedu sedan
Tetapi cinta menghidupkan pengharapan
Menguatkan hati dalam perjuangan menempuh ombak dan duri penghidupan

⇔ Kekuatan cinta yang sebenarnya adalah bisa memberi semangat dalam menjalankan segala lika-liku kehidupan

Kalau nyata harta benda tak dapat menangkis sakit
Tidak dapat menolak demam
Tidak dapat menghindarkan maut
Nyatalah bahwa kesusahan yang menimpa orang kaya
Serupa dengan kesusahan yang menimpa orang miskin
⇔ Pembeda si kaya dan si miskin adalah HARTA. Namun, jika telah saatnya maut datang. Harta yang dimiliki si kaya pun tak dapat mencegahnya. Karena mati itu PASTI

Tali yang paling kuat untuk tempat bergantung adalah tali pertolongan Allah.

⇔ Inilah pedoman hidup sesungguhnya, kita seharusnya bergantung sepenuhnya kepada ALLAH

Satu-satunya alasan kita untuk hadir di dunia ini
Adalah untuk menjadi saksi atas keesaan Allah
⇔ Inilah makna kehidupan sebenarnya, kita ada karena kuasa ALLAH semata

Anak lelaki tak boleh dihiraukan panjang
Hidupnya ialah buat berjuang
Kalau perahunya telah dikayuhnya ke tengah
Dia tak boleh surut palang
Meskipun bagaimana besar gelombang
Biarkan kemudi patah
Biarkan layar robek
Itu lebih mulia daripada membalik haluan pulang

⇔ Memberi semangat untuk kaum lelaki agar tak gampang putus asa, karena engkau memang LELAKI dan sepatutnya berjuang seperti layaknya LELAKI

Riwayat lama tutuplah sudah sekarang
Buka lembaran baru.
Baik hentikan termenung gundah
Apalah guna lama terharu.
⇔ Tak ada gunanya saat habiskan waktu hanya dengan merenung gelisah, segera bangkit dan semangat melangkah lagi. Membuka lembaran kehidupan yang baru lagi

Nafsu yang menyebabkan marah dan dengki

⇔ Penyebab dari seseorang yang marah dan dengki adalah karena dia tak bisa mengendalikan hawa nafsunya sendiri

Kalau hidup sekedar hidup
Babi di hutan juga hidup
Kalau bekerja sekedar bekerja
Kera  juga bekerja
⇔ Ini artinya, kita harus menjalankan hidup dengan sebaik-baiknya, tak hanya sekedar hidup atau sekedar bekerja saja. Tapi harus ada nilai mamfaat yang dihasilkan, agar kita bisa lebih berharga dibandingkan hewan


Buya Hamka yang juga dikenal sebagai Tuanku Syekh Mudo Abuya Prof. Dr. Haji Abdul Malik Karim Amrullah Datuk Indomo mendapat beberapa sanjungan dari para ahli terhadap sosok Buya Hamka dan hasil karya penulisannya :

"Hamka berhasil merubah postur kumal seorang kiyai atau ulama Islam menjadi postur yang patut menimbulkan rasa hormat dan respek."

"salah satu kelebihan Hamka sebagai sejarawan dibandingkan dengan sejarawan lain yang keluaran akademis di Indonesia adalah bahwa ia banyak mempergunakan teks-teks klasik seperti hikayat, catatan-catatan kerajaan lama dan tulisan-tulisan ulama, selain mempergunakan tulisan-tulisan orang Belanda."


Ini adalah contoh tokoh yang dapat diteladani akhlak dan kepintarannya. Seorang tokoh mulia yang taat pada agama, bersosialisasi mengajarkan kebaikan lewat kemampuan tulisannya. Semoga kita yang turut membacanya mendapat banyak ilmu yang bermamfaat.
Back To Top